Bursa Kamera ProfesionalBursa Kamera Profesional

BKP Exhibition

·
Fahri Rusliyadi

Selamat datang di BKP Exhibiton 2025!

Mari kita bersama merayakan puncak dari semangat, seni, dan komunitas yang hidup dengan "BKP 2024: Sebuah Perjalanan Fotografi." Pameran ini menampilkan bakat luar biasa dari para fotografer yang berpartisipasi dalam acara fotografi BKP awal tahun ini. Setiap gambar yang Anda lihat di depan Anda lebih dari sekadar foto; ini adalah jendela menuju sebuah momen, sebuah cerita yang tertangkap dalam cahaya dan bayangan, sebuah bukti perspektif unik seniman di balik lensa.

Mulai dari lanskap menakjubkan yang membisikkan kisah keindahan tersembunyi, hingga potret intim yang mengungkapkan kedalaman emosi manusia, dan bidikan aksi dinamis yang membekukan waktu dalam hiruk-pikuk gerakan, koleksi ini mencerminkan beragam subjek dan gaya yang dieksplorasi selama acara BKP. Foto-foto ini bukan sekadar jepretan; mereka adalah narasi yang dibuat dengan cermat, setiap komposisi merupakan pilihan yang disengaja, setiap nuansa cahaya dan warna adalah sapuan kuas di kanvas realitas. Mereka mengajak kita untuk melihat dunia melalui mata baru, untuk menghargai keindahan dalam keseharian, dan untuk terhubung dengan pengalaman manusia bersama dalam cara yang mendalam.

Pameran ini tidak hanya perayaan atas keterampilan dan dedikasi para fotografer, tetapi juga bukti kekuatan fotografi untuk menginspirasi, untuk memprovokasi pemikiran, dan untuk menghubungkan kita semua. Kami berharap bahwa gambar-gambar menawan yang ditampilkan di sini akan menyulut kreativitas Anda sendiri dan menginspirasi Anda untuk mengambil kamera dan menjelajahi dunia di sekitar Anda. Selain itu, kami berharap energi dan antusiasme yang terlihat dalam foto-foto ini akan menjadi katalisator untuk acara BKP yang lebih menarik dan memperkaya di tahun 2025. Kami percaya bahwa membina komunitas fotografi yang berkembang pesat adalah vital, dan kami berkomitmen untuk mendukung dan menampilkan bakat luar biasa yang ada di dalamnya. Jadi, silakan, luangkan waktu Anda, berjalan-jalan melalui galeri, dan benamkan diri Anda dalam kisah visual yang telah diabadikan oleh para seniman ini dengan begitu fasih. Selamat menikmati pameran!

Pameris BKP Exhibiton 2025:


Anas Rifai

Saya mulai mengenal dunia fotografi pada tahun 2021 dan mulai mempelajari tekniknya pada tahun 2023 melalui kelas online. Selain itu saya juga beberapa ikut event/ hunting seperti yang diadakan oleh Bursa Kamera Profesional.
Saya lebih menyukai genre hitam putih karena saya merasa lebih mudah mendapatkan “feeling” yang kuat dalam setiap gambar. Bagi saya, hitam putih mampu mengungkapkan emosi dan cerita secara mendalam tanpa distraksi warna.
Ke depannya, saya ingin terus belajar dan berkembang, serta berharap karya-karya saya dapat diterima dan dinikmati banyak orang untuk melihat dunia dari perspektif yang berbeda.

Anthony Ciputra

is a commercial photographer and videographer with a passion for capturing food, products, and lifestyle imagery. On his days off, he enjoys traveling with his camera, finding joy in documenting simple yet beautiful moments. Through his travel photography, Anthony hopes to share stories that inspire others to see the world and life from a fresh perspective.

Ari Setiawan

Sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta di pabrikan otomotif. Penghobi fotografi, bukan professional. Mulai memotret sejak 2006, aktif di komunitas fotografer.net hingga sekitar tahun 2010 lalu sempat vakum lama karena kesibukan kantor. Menyukai fotografi human interest, portrait, seni dan budaya dan juga landscape.

Dwi Widianto

seorang fotografer dengan perpaduan unik antara keahlian profesional di bidang analytics dan kecintaan terhadap seni fotografi yang telah tumbuh sejak bangku sekolah dasar. Berbekal pengalaman panjang dalam mengolah data dan mengembangkan wawasan mendalam, Toto menerapkan pendekatan analitis dalam setiap karyanya, menghasilkan foto yang tidak hanya indah tetapi juga bercerita secara mendalam. Toto mendalami berbagai genre fotografi, mulai dari macro photography, birding, human interest, landscape hingga black and white photography. Dedikasinya terhadap fotografi telah membawanya meraih berbagai penghargaan, termasuk juara pada Canon Photomarathon Indonesia, yang semakin mengukuhkan kualitas karyanya.

F.X Budi

Memulai foto diawali dari hobby traveling dan keinginan untuk mengabadikan moment alam disaat traveling. Keinginan tersebut semakin lama membuat saya menekuni fotografi landscape hingga saat ini. Moment sunrise dan sunset dari berbagai spot yang ada di Indonesia menjadi motivasi saya untuk selalu belajar dan berusaha menjadikan hasil foto terbaik di setiap saya mengunjungi tempat tempat yang saya kunjungi.

Jessy Juniago

Saya menyukai dunia fotografi saat masih berada di bangku kuliah dulu. Diawali dengan foto dokumentasi dan sport fotografi karena bagi saya hanya foto yang bisa membuat suatu moment menjadi tidak terlupakan. Karena pada dasarnya moment itu banyak yg tidak dapat diulang. Seiring berjalannya waktu karena saya memiliki hobby lain yaitu traveling, tidak lupa juga saya selalu membawa kamera. Diawali dengan belajar secara otodidak dari berbagai laman di internet baik video atau pun beberapa teori sampai mengikuti beberapa komunitas membuat saya semakin senang dengan landscape photography. Banyak sekali moment yg terjadi pada saat saya traveling semakin mendukung keinginan untuk tetap menjaga moment-moment itu supaya tidak terlupakan. Karena kecintaan saya dengan fotografi dan traveling, saya sangat senang dapat membagikan berbagai foto yg saya dapatkan pada saat traveling.

M.Taufik

Mulai mengenal fotografi tahun 2015, antusias untuk belajar menangkap dan membagikan setiap momen yang ditemui. Lebih ke arah pemandangan alam dan kota (Landscape & Cityscape), dan mulai belajar foto human interest. Sering mengikuti dan memenangi beberapa lomba fotografi.

Petrus Gunawan

Seorang Arsitektur yang mencintai Fotografi karena relate dengan Pekerjaan yang di tekuni. Berjalan waktu mulai juga menyukai genre fotografi lain nya seperti Landscape dengan belajar secara otodidak termasuk mengikuti Photo Trip dan Workshop yang sering juga di adakan oleh Bursa Kamera Profesional. Saya sangat menikmati proses memotret dan juga puas dengan hasil editing yang saya lakukan

Rusdiawan

Born in Jakarta, he is a passionate photography enthusiast who enjoys capturing people and landscapes through his lens, whether in color or black and white.Guided by principles like always being prepared and aiming for the perfect shot in a single attempt, he never leaves home without his camera.

Shinohara

A Japanese, born in Canada in 1974, grown up in Osaka, and stationed in Jakarta for more than 15 years. My first step on Jakarta was in 2000. I have been the chief of Japan Jakarta Photography Club since 2017. When I was a child, I loved drawing. And I started taking photos in 2014 as a hobby, after donated half of my liver to my father who suffered from liver cancer. Fortunately, he, 80 years, is fine until today

Siswanto

Photography adalah salah satu hobby saya dari semenjak saya masih duduk di bangku SMA. Pertama kali saya mengenal photography melalui ayah saya yang juga mempunyai hobby photo. Untuk latihan motret biasanya pinjam kamera ayah. Setelah menabung cukup lama, akhirnya saya bisa membeli kamera sendiri di tahun 1980 semasa kuliah, pilihan saya waktu itu adalah Pentax LX yang sampai sekarang masih saya simpan dan pakai untuk motret. Saya memotret memakai sarana kamera digital dan analog dan sebagai obyek photo saya menyukai aktifitas kebudayaan, dan juga kegiatan orang2 di jalan. Selain itu saya juga suka motret landscape untuk mengabadikan keindahannya.

Wiku Baskoro

Berprofesi sebagai penulis dan menyukai foto hitam putih. Aktivitas lingkungan sekitar yang biasa namun seringkali terlewat, adalah inspirasi terbesar wiku untuk terus menyukai fotografi.

Yara Pranoto

Amateur photographer, kelahiran Jakarta 57 th yang lalu, pensiun dari dunia perbankan yang penuh kesibukan namun tidak pernah meninggalkan passionnya terhadap dunia fotografi yang penuh inspirasi dan imajinasi yang tidak terbatas. Penyuka genre fotografi keindahan alam dan perjalanan (nature & travel photography). Menurutnya memotret alam akan membuat kita bersyukur dan sadar akan kekuasaan Tuhan sedangkan merekam perjalanan akan terus membuka wawasan dan pengalaman yang tidak bisa dihargai dengan uang. Tidak akan pernah berhenti belajar fotografi sejak jaman analog di bangku SMA hingga jaman digital untuk menghasilkan karya foto yang bisa dinikmati hingga masa tua. Untuk yang tertarik dengan karya-karyanya lebih jauh bisa dilihat di instagram @dachyara